pada malam itu, " dia " hadir dalam sepinya hariku. tak disangka " dia " pun begitu juga tapi dengan perasaan yang terpendam aku hanya bisa diam dan memperhatikan " dia " hanya lewat dunia maya . Akankah perasaan itu nyata atau hanya angan ku belaka....hanya waktu yang bisa menjawabnya. Terkadang cinta dan gengsi hanya dibatasi oleh tembok pertemanan saja. Bila cinta dan gengsi hanya sekedar pelampiasan , bolehkah aku merasakan kembali indahnya cinta setelah bertahun - tahun hilang ditelan oleh kegelapan perselingkuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar